Namun, menerjemahkan teks Nawādir bukan perkara mudah. Banyak istilah historis, kultural, atau religius yang sarat konteks, sehingga penerjemah harus memiliki kompetensi bahasa sumber sekaligus pemahaman kontekstual yang mendalam. Pilihan kata terjemahan dapat memengaruhi makna, nuansa, dan penerimaan pembaca modern. Catatan kaki, glosarium, dan pengantar akademis sering diperlukan untuk menjembatani kesenjangan interpretasi.